Tanda Tanda Sudah Siap Menjadi Full Time Blogger

Tanda Tanda Sudah Siap Menjadi Full Time Blogger
image dari scottalanturner.com




Blog Batak – Pada dasarnya hampir semua orang bisa menjadi blogger. Ya, predikat ini dapat disandang oleh siapapun karena sejatinya kegiatan blogging tidak menghabiskan waktu. Kegiatan blogging bisa dijadikan sekadar hobi saja ataupun kegiatan sampingan. Namun, dalam waktu beberapa tahun belakangan ini – kegiatan blogging tidak lagi sekadar kegiatan menumpahkan curhatan di sebuah media bernama blog. Lebih jauh dari itu, blog dikenal sebagai salah satu pendulang uang!

Ada banyak kanal yang dapat memberikan penghasilan ke blog yang sedang dikelola. Semisal, Google Adsense, afiliasi dan sebagainya. Bahkan, para brand besar melirik blogger sebagai sarana kampanye mereka. Tak heran, mereka yang disebut sebagai seleb-blogger kini menikmati beragam tawaran menarik dari brand. Tak jarang nominal pembayaran dari brand untuk satu posting di blog bisa mencapai jutaan bahkan puluhan juta rupiah!

Kamu pun bisa jadi adalah salah satu dari blogger yang sudah mencicipi manisnya dunia blogging. Mendulang dolar dari Adsense dan bahkan sering ditawari sponsored post ataupun advertorial dari brand ternama di blog kamu. Jika demikian, bisa jadi, kamu sudah siap menjadi full-time blogger. Bahkan, meninggalkan profesi utama saat ini!

Hmm…

Ada banyak pengalaman menarik dari full-time blogger yang ada di Internet, baik dikenal secara online ataupun offline. Ada dari mereka yang sukses. Tapi, bisa jadi, itu yang kelihatan saja. Oleh sebab itu, sebelum memutuskan untuk ikut terjun beralih profesi sebagai narablog penuh waktu – simak tanda-tanda berikut terlebih dahulu:

Ini dia tanda tanda kalau kamu sudah siap menjadi full time blogger

  1. Konsisten menulis / mengelola konten

Yang namanya blogger pastilah tugasnya menulis. Jadi, konsistensi menulis akan menentukan apakah blog akan ramai atau tidak. Sebab bila blog tidak ramai tentu saja makin kecil kemungkinan untuk mendulang sponsor ataupun klik iklan Adsense, bukan?

Nah, yang kerap menjadi masalah para blogger adalah rasa bosan dan jenuh. Ntah karena malas, jenuh atau benar-benar sibuk dengan pekerjaan utama. Jika belum bisa mencapai konsistensi tersebut, wah, sebaiknya ditunda dulu untuk terjun sebagai full time blogger. Namun, kalau kamu sudah dapat konsisten dan tak mengikuti mood untuk mengelola semua blog kamu – mari kita pertimbangkan!

  1. Mampu mengatur waktu

Konsisten menulis berhubungan erat dengan pengaturan waktu. Jadi, kalau kamu sanggup mengatur waktu – antara pekerjaan offline dan tugas sebagai blogger – itu artinya kamu punya modal nantinya.

Yap! Sebagai seorang full-time blogger, pengaturan waktu itu penting. Ini karena kamu harus berkutat dengan pengelolaan blog. Biasanya blog yang dimiliki tidak hanya satu, bukan? Jadi, kamu harus pintar bagi waktu untuk mengelola blog-blog tersebut. Sama halnya seperti timeline pekerjaan kamu secara offline sekarang ini.

  1. Penghasilan blog sudah stabil

Yap! Tentu saja – tanda sudah siap menjadi seorang full time blogger adalah ketika penghasilan blog kamu sudah stabil. Ingat, ya! Penghasilan stabil. Bukan di bulan ini dapat penghasilan dari blog namun di bulan depan hanya sedikit sekali atau bahkan tidak ada sama sekali. Biasanya, penghasilan yang stabil tersebut bisa diperoleh dari penghasilan klik iklan yang sudah teratur dan juga punya klien tetap.

Kalau kamu sudah berada dalam fase tersebut, itu artinya kamu siap!

Oh ya, satu lagi yang paling penting – penghasilan dari blog tersebut sudah sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup kamu dan keluarga. Bahkan, kamu sudah bisa menyisihkan sebagian dari penghasilan blog ataupun menulis tersebut untuk ditabung. Nah! Jika demikian, saatnya kamu serius untuk menekuni bidang blogging baik sebagai full-time blogger atau full-time content writer.

  1. Punya passion di dunia digital

Sekadar terjun dan menekuni pekerjaan tertentu tidak cukup. Agar bisa berkembang, passion dibutuhkan. Dengan adanya minat yang tinggi, kamu tidak akan stuck untuk mengerti satu bidang saja. Ingat! Blogging memiliki cakupan yang luas. Nantinya akan banyak lagi kanal yang harus dicoba. Bahkan, kita tidak bisa berharap pada satu metode saja. Jadi, senantiasa untuk kreatif dan inovatif dengan mengikuti perkembangan tren yang ada, ya! Contohnya saja, kegiatan blogging sekarang tidak lagi hanya berkutat pada konten tulisan tetapi juga gambar baik itu infografis dan lainnya. Bahkan sekarang sedang tren video-blogging. Pastikan kamu mau belajar untuk hal-hal baru tersebut.

Nah, kalau kamu selalu mengikuti isu dan daapt mengaplikasikannya pada kegiatan blogging yang kamu tekuni sekarang – passion kamu sudah ada. Kamu siap untuk bersaing. Ingat juga bahwa dalam dunia blogging ada banyak kompetitor. Sama halnya seperti membangun usaha offline, seperti misalnya toko tertentu. Jadi, jangan puas atas pencapaian sekarang, ya! Apalagi profesi ini akan menjadi sumber penghasilan utama kamu.

  1. Didukung oleh orang terdekat

Memang pilihan menjadi full time blogger bisa jadi ditentang oleh orang terdekat yang tidak mengerti. Oleh sebab itu, kamu harus bisa meyakinkan mereka. Dukungan itu penting karena akan menjadi salah satu sumber motivasi untuk bergerak maju.

Terlebih apabila posisi kamu memang butuh dukungan. Jadi, kalau kamu sudah didukung oleh orang-orang terdekat, kamu siap untuk terjun.

Oh ya, satu hal lagi yang harus diingat adalah: Walau sudah mapan melalui kegiatan blogging – itu bukan berarti jaminan akan sukses hingga ke depannya. Profesi ini memang menggiurkan tetapi bukan berarti tidak ada risiko, ya. Semua bisnis pasti ada risiko, termasuk bergelut sebagai full-time blogger. Hanya saja, menjadi seorang blogger biasanya erat dipengaruhi oleh bakat dan konsistensi. Jika punya dua hal ini, kunci untuk sukses bukanlah hal mustahil untuk diperoleh.

Agar semangat, berikut beberapa keuntungan menjadi full time blogger:

  • Jam kerja yang fleksibel dan tidak harus macet-macetan ke kantor.
  • Tidak bergantung pada bos, namun memang bergantung pada klien.
  • Jika kamu sekarang adalah seorang ibu rumah tangga, kamu bisa fokus pula mengurus rumah tangga, baik anak dan suami.
  • Bisa dapat kesempatan untuk hadir di event-event besar dan sering dapat undangan khusus.
  • Mengerjakan sesuatu yang menyenangkan tentu saja akan bikin hati senang!

Sudah sampai tahap mana kamu sekarang? Tentu saja kamu sendiri yang bisa mengukurnya. Apabila kamu sudah penuhi semua poin di atas – kamu siap untuk terjun menjadi blogger penuh waktu. Ingat! Harus semua poin lho, ya! Meninggalkan pekerjaan yang sekarang kamu lakukan dan berubah haluan menjadi full time blogger itu cukup berisiko juga. Tulisan ini bukan sedang menakut-nakuti juga tetapi memberikan wejangan bagi kamu yang sedang memikirkan untuk menjadi seorang full time blogger.

Kalau kamu sudah sempat memikirkannya, ayo, lebih bersemangat lagi! Perbaiki konsistensi menulis dan mengelola blog, atur waktu, atur penghasilan yang masuk agar bisa ditabung dan menjadi modal nantinya. Dengan demikian, modal untuk memulai profesi baru ini sudah lengkap!

Salam sukses!




Tags: ,

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

2 Responses

Komentar Yang Masuk

  1. AlfianOctober 29, 2016 at 6:06 pmReply

    Entah knp kalau dngar kalimat “Full Time Blogger” sy selalu teringat kisahnya kang herman. Memang menjadi Full Time Blogger adalah kputusan yg penuh resiko namun berbanding lurus dng hasilnya.

    Salam kenal dari Gorontalo

  2. Si Togol GoarnaOctober 29, 2016 at 6:17 pmReply

    bukan keputusan yang mudah memang gan. Salam dari sepenggal tanah di pulau Sumatera.. 🙂

Leave a Reply

Loading Facebook Comments ...